Katorisenkou – Obat Nyamuk Bakar tradisional

Katorisenkou – Obat Nyamuk Bakar tradisional

 

katorisenkou

Nyamuk adalah serangga tropis yang sangat menjengkelkan karena gigitannya yang gatal dan suara bising. Saat musim panas di Jepang, serangga ini menambah kegerahan suasana yang tidak nyaman, sejak dahulu masyarakat Jepang mengusir dan membasmi nyamuk dengan “Katorisenkou” atau Obat Nyamuk Bakar tradisional, sehingga Katorisenkou identik dengan musim panas.

Di Indonesia Katorisenkou banyak digunakan di masa lalu, dengan alasan tingkat keamanan juga pengaruh pada pernapasan, masyarakat beralih ke pembasmi nyamuk spray atau elektrik. Tidak demikian dengan masyarakat di Jepang, meskipun banyak produk spray ataupun elektrik, Katorisenkou tetap menjadi pilihan utama, sebagai salah satu budaya khas musim panas di Jepang.

katorisenkou

Di Jepang, Katorisenkou terbuat dari material tumbuhan, yaitu extract Pyrethrine dari bunga Pyrethrum atau salah satu jenis tumbuhan Chrysanthenmum, diproses dan dibentuk panjang melingkar, waktu bakar yang menghasilkan asap pengusir dan pembasmi nyamuk sekitar 7 jam dari ujung luar sampai ujung dalam. Karena terbuat dari extract tumbuhan asap Katorisenkou aman untuk kesehatan dan ramah lingkungan.

Kalau sebelumnya asap Katorisenkou beraroma bunga Pyrethrum saja, dengan berbagai riset dan pengembangan, saat ini tersedia dalam kemasan modern dan banyak varian aroma dan warna, misalnya : Lavender, Mawar dan sebagainya sesuai material yang digunakan, dan tidak hanya untuk mengusir nyamuk saja, tetapi berkembang untuk serangga lainnya seperti lalat, kutu terbang, dan sebagainya.

Katorisenkou, yukata, suara furin( genta angin), kipas kertas, bersantai, kembang api, buah semangka, minuman dingin adalah ikon-ikon musim panas masyarakat Jepang. Bahkan ada ungkapan dalam bahasa Jepang “Musim panas, tentu saja Katorisentou”

Indah

Budayaカテゴリの最新記事

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.